Namun, selain menjadi pasar mobil listrik, Indonesia harus bisa menguasai industri. Caranya, bagaimana Indonesia bisa memproduksi baterai di Tanah Air.
"Kita itu, goal-nya sudah jelas. Tapi, apa yang harus dilakukan. Untuk benar-benar lokalisasi itu, yes. Tapi, dari mana?" jelas Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), saat berbincang dengan, Rabu (7/3/2018).
"Kita harus berpikir global untuk supply chain. Tidak usah semua komponen, cukup satu, dua, atau tiga tapi pengembangan dan produksi semua di Indonesia," tegasnya.
Untuk menciptakan baterai , semua pabrikan pasti akan melakukan sendiri. Namun, untuk yang bisa dibagi-bagi hanya komponen baterai.
"Sekarang gini, misalkan semua baterai yang ada di dunia pakai motor yang dibikin di Indonesia, apa tidak bangga," pungkasnya.
Pemerintah Beri Insentif Bagi Produsen Mobil Listrik
Menurut
Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto, beberapa pabrikan otomotif
yang kepincut antara lain Toyota, BMW, Nissan, ataupun perusahaan
kendaraan komersial.
“Tentu pemerintah akan terus dorong terkait dengan kebijakan pemerintahnya. Tentu saja akan mempersiapkan infrastruktur dan persiapan lainnya,” ungkap Airlangga disela penyerahan delapan unit Outlander PHEV dan dua i-MiEV di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (26/2).
Tak hanya infrastruktur, Airlangga mengatakan pemerintah juga
menyiapkan insentif untuk industri, seperti kebijakan tax allowance bagi
pabrikan yang melakukan ekspansi di sini.
“Jadi, kalau hari ini tax allowance itu hanya diberi untuk perusahaan baru. Tapi ke depan sudah dibahas juga di kabinet, bahwa perusahaan yang melakukan ekspansi juga akan diberikan allowance, juga perusahaan yang melakukan inovasi seperti electric vehicle,” jelasnya
“Tentu pemerintah akan terus dorong terkait dengan kebijakan pemerintahnya. Tentu saja akan mempersiapkan infrastruktur dan persiapan lainnya,” ungkap Airlangga disela penyerahan delapan unit Outlander PHEV dan dua i-MiEV di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (26/2).
“Jadi, kalau hari ini tax allowance itu hanya diberi untuk perusahaan baru. Tapi ke depan sudah dibahas juga di kabinet, bahwa perusahaan yang melakukan ekspansi juga akan diberikan allowance, juga perusahaan yang melakukan inovasi seperti electric vehicle,” jelasnya
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1202060/original/095731000_1460544947-toyota-ubox-concept.jpg)
